SUWEG: Tanaman Yang Diabaikan Namun Kaya Manfaat

Posted by Nurzaman Saturday, December 15, 2018 0 comments

Kemarin aku pulang ke kampung untuk menjenguk kedua orangtuaku di halaman rumah kutemukan tanaman yang tumbuh subur, Suweg begitu orang-orang di daerah saya menyebutnya, tanaman ini biasa tumbuh di kebun dan jarang di budidayakan alias tanaman liar. Dahulu sewaktu aku kecil dan masih tinggal di desa, suweg merupakan makanan cadangan setelah nasi. Hal ini karena ketika terjadi paceklik yang diakibatkan oleh langkanya beras dan umbi-umbi yang lain belum dapat dipanen, hanya tanaman suweg yang dapat dipanen pertama kali. Suweg juga dapat digunakan sebagai lauk dengan mencampurkannya dengan santan ataupun kerupuk. 
Suweg dapat tumbuh baik pada berbagai jenis tanah termasuk tanah kapur, tanah merah, tanah lempung, tanah hitam, ataupun tanah berpasir. Ada daerah pedesaan yang masih banyak menanam suweg, suweg banyak ditanam diantara tanaman kayu seperti jati ataupun mahoni dan tahan terhadap naungan. Suweg dapat tumbuh optimal pada ketinggian daratan 200-600 mdpl. 

Klasifikasi


Divisi
:
Spermatophyta
Sub Divisi
:
Angiospermae
Kelas
:
Monocotyledoneae
Bangsa
:
Arales
Suku
:
Araceae
Marga
:
Amorphophallus
Jenis
:
Amorphophallus campanulatus Bl.
Deskripsi


Habitus
:
Semak, tahunan, tinggi ± 1 m.
Batang
:
Lunak, silindris, membentuk umbi, hijau.
Daun
:
Tunggal, menjari, tepi rata, ujung lancip, pangkal berlekuk, panjang ± 50 cm, lebar ± 30 cm, tangkai memeluk batang, silindris, panjang ± 30 cm, hijau bercak putih, hijau.
Bunga
:
Majemuk, berkelamin dua, bentuk bongkol, panjang ± 7,5 cm, bakal buah melingkar rapat, kepala putik dua sampai liga, kepala sari melingkar, mahkota merah.
Buah
:
Buni, lonjong, merah.
Biji
:
Bulat, merah.
Akar
:
Serabut, putih kotor.
 

Suweg merupakan tanaman dari keluarga Araceae yang memiliki batang yang semu. Daun suweg termasuk daun tunggal yang terpecah-pecah dengan tangkai daun yang tegak dan langsung keluar dari umbinya. Tangkai berwarna hijau-putih, berbintil-bintil dan memiliki panjang hingga 150 cm. suweg berasal dari Afrika kemudian menyebar ke kepulauan pasifik, Jepang, dan juga Cina. 
Suweg memiliki bunga yang indah berwarna merah keunguan dan bercampur dengan kuning. Berukuran besar, berbentuk kerucut, dan memiliki bau khas yang dapat tercium hingga radius 50 meter. Bunga suweg tumbuh di atas umbi yang terdiri atas bunga seludang dan juga tongkol. Suweg berbunga setahun sekali dengan umur bunga yang hanya satu bulan. Setelah bunga layu, tanaman suweg akan bersemi kembali. Batang muda mulai tumbuh pada umbi yang sebelumnya ditumbuhi bunga. Setelah berumur Sembilan bulan, tanaman suweg akan memiliki organ tangkai daun dan daun yang sudah utuh. Umbi suweg memiliki benjolan-benjolan yang tidak rata yang merupakan calon tunas yang ketika dipisah dan ditanam kembali akan menghasilkan tanaman suweg baru. 
Pada zaman penjajah jepang, banyak masyarakat yang disuruh menanam suweg dan hasilnya dibawa ke jepang. Di jepang suweg digunakan sebagai bahan pembuatan pelumas pesawat terrbang. Akan tetapi, dari studi literature yang ada, umbi tanaman suweg lebih banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan makanan daripada sebagai bahan pelumas pesawat terbang. Suweg merupakan bahan pangan yang mengandung glukomannan yang merupakan bahan baku pembuatan makanan jepang yang disebut konjaku. 
Meski tidak sepopuler umbi-umbi jenis lainnya, namun ternyata suweg mengandung banyak kandungan nutrisi sehingga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Kandungan gizi umbi suweg

Mungkin tak banyak yang tahu jika didalam umbi suweg terdapat kandungan gizi yang sangat lengkap, dari mulai : karbohidrat, protein, lemak, kalsium, fosfor, serat, Vitamin B1, Vitamin C, zat besi dan senyawa penting seperti : flavonoida, saponin dan juga polifenol. 
Baca Juga: Sirih Cina: Si Kecil Yang Kaya Manfaat
Harendong (Melastoma)
Belajar Mudah Klasifikasi Tumbuhan Berdasarkan Sifat Fitografi 

Manfaat Umbi suweg untuk kesehatan tubuh

Meski memiliki rasa yang sangat enak, namun sayangnya tak banyak orang tertarik dnegan umbi suweg. Padahal, mengonsumsi umbi suweg secara rutin mendatangkan manfaat luar biasa untuk kesehatan tubuh, diantaranya adalah:
  • Melancarkan pencernaan

Suweg merupakan sumber serat terbaik yang bermanfaat melancarkan system pencernaan sehingga dapat menghindarkan Anda dari masalah kesehatan pada pencernaan.
  • Menurunkan kadar gula darah

Umbi suweg mengandung serat tinggi dan indeks glikemik rendah sehingga membantu menekan peningkatan kadar glukosa dalam darah sehingga bagus untuk mencegah dan mengobati diabetes.
  • Menurunkan kadar kolesterol

Selain menurunkan kadar gula darah, kandungan nutrisi dalam umbi suweg juga membantu menurunkan kadar kolesterol sehingga Anda terhindar dari risiko peyakit jantung dan stroke.
  • Mencegah anemia

Kandungan zat besi didalamnya juga membantu mencegah penyakit anemia akibat kekurangan zat besi.
  •   Menyembuhkan luka.

Senyawa dalam umbi suweg bermanfaat mempercepat penyembuhan luka dan sifat anti racun didalamnya juga membantu mengatasi racun akibat sengatan atau gigitan binatang berbisa.
  • Menjaga kekuatan gigi dan tulang

Dalam umbi suweg terkandung kalsium dan juga fosfor yang tinggi sehingga menjaga kekuatan tulang dan gigi, menjaga kepadatannya agar tidak mudah keropos dan berpenyakit.
  • Meningkatkan imunitas tubuh

Kandungan antioksidan tinggi dalam umbi suweg bermanfaat meningkatkan imunitas tubuh sehingga lebih tahan terhadap serangan radikal bebas pemicu penyakit.
Ternyata dari umbi suweg, kita bisa mendapatkan beragam manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. 


Referensi:


https://abuanjeli.wordpress.com/2010/10/24/suweg-amorphophallus-campanulatus-bl/
 
 
 
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: SUWEG: Tanaman Yang Diabaikan Namun Kaya Manfaat
Ditulis oleh Nurzaman
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://sainstek13.blogspot.com/2018/12/suweg-tanaman-yang-diabaikan-namun-kaya.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Untuk kontribusi silahkan klik

0 comments:

Post a Comment


Labels

Daftar Pengunjung


Recent Comments

Sliding Label

468x60 Ads

Top nav

Translate

Followers

Redesigned by Info Terbaru Original by Bamz | Copyright of Sains dan Teknologi. Untuk SEO lebih lanjut kunjungi Trik SEO terbaru.